47.588 Warga DKI Jakarta Telah Melakukan Rapid Test, Berikut Hasilnya


Foto:@Zoradimm

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 47.588 warga DKI Jakarta telah melakukan uji cepat (rapid test) terkait penyebaran virus corona (COVID-19).

"1.791 dinyatakan positif atau 3,8 persen. Sementara 45.797 dinyatakan negatif," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes DKI Jakarta, Ani Pusparini saat jumpa pers di Balaikota Jakarta, Jumat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pengetesan melalui rapid test memiliki potensi kekeliruan yang cukup tinggi. Pihaknya mendorong meningkatkan kapasitas untuk tes polymerase chain reaction (PCR). Anies menuturkan potensi kekeliruan yang cukup tinggi terhadap hasil tes menggunakan rapid test dapat mengakibatkan penyebaran COVID-19 menjadi lebih luas.

Saat ini di Jakarta terdapat 23 laboratorium dalam jejaring penanganan wabah COVID-19 dengan kapasitas per harinya sebanyak 4.524 hasil tes.

0 komentar

Post a Comment