Detik Detik Penyelamatan Korban Tsunami Kisah dari Anak-Anak Nurul Fikri Yang Ikut Quran Camp di Anyer


Masya Allah. Allahu Akbar. Sebuah kisah menyentak jiwa terjadi saat Tsunami Selat Sunda menerjang. Para santri yang berada di sebuah resort tepat di bibir pantai ini selamat. Padahal beberapa meter dari sana, kondisi rusak parah.

Cerita evakuasi santri, ustadz dan ustadzah pembimbing program IEP NFBS Serang yang sedang dikarantina (sebelum berangkat ke Turki) di Resort Umbul Tanjung yang posisinya di pinggir pantai.

Pada sore hari kemarin, tholibah sempat menyaksikan dari lantai 2 villa bagaimana anak gunung krakatau mengeluarkan api dan lahar nya.. Tholibah sempat khawatir tp kemudian kita melaksanakan aktifitas seperti biasa.. Tholib dan tholibah terus menyetorkan hafalannya diiringi dg suara dan getaran yg cukup terasa dari anak gunung krakatau..

Sekitar pukul 21.30 setelah anak2 selesai aktifitas tahfidz tiba2 kami mendengar suara gemuruh yg sangat besar dan diikuti anak2 tholib yg berhamburan berlari dari arah villa belakang karena mereka melihat ombak yg besar sudah sampai ke tembok pembatas resort..

Saat itu tholibah cukup panik.. Dan kami semua berkumpul di mushola resort untuk terus berdzikir dan tetap bertilawah sambil berkoordinasi.. Sampai kemudian pengelola resort menyampaikan mereka siap untuk membantu evakuasi ke daerah yg lebih tinggi dengan menggunakan mobil2 yg ada.. Termasuk mobil tamu yg berniat bermalam villa..

Saat itu kami baru tahu bahwa beberapa ratus meter sebelum umbul tanjung dan setelah umbul tanjung air meluap kejalanan menghancurkan bangunan yg ada disitu dan ajaibnya air hanya menyentuh pagar batas belakang villa umbul tanjung dan tentunya ini atas kehendak Allah, Allah telah menyelamatkan kami …

Dan kami pun bisa melalui jalur evakuasi sampai perumahan penduduk dengan aman.. Padahal beberepa meter dari jalur evakuasi jalanan sdh tdk bs dilalui kendaraan.. Dan qadarullah, alhamdulillah jalur evakuasi itu ternyata berakhir di Nurul Fikri . Walaupun harus melalui jalan terjal, licin karena hujan dan hutan..

Masya Allah, Allah menjaga kami mungkin karena saat itu kami menjaga kalam Nya ini baru di dunia.. di akhirat kelak semoga Allah juga akan menjaga siapa saja yg menjaga interaksinya dg al qur’an dari api neraka..Aamiin yaa robb..

0 komentar

Post a Comment